Web Informer Button

Selasa, 26 Juni 2012

Manipulasi Foto

Manipulasi foto adalah bagian yang paling diminati oleh pengguna Adobe Photoshop di seluruh dunia. Hal ini tentu saja disebabkan oleh banyaknya karya-karya manipulasi foto unik yang bisa dihasilkan dari memanipulasi sebuah foto standar. Sebagai contoh, pada tutorial kali ini, kita akan menggunakan sebuah tehnik sederhana untuk menciptakan kesan 'hantu' pada sebuah foto di Photoshop. sangat sederhana! karena cuma menghilangkan kepalanya saja. :D

Lagi-lagi pake fotonya Alyssa! bukan karena saya ngefans sama Alyssa, tapi karena kebetulan stock foto yang ada ya cuma ini! :D 

STEP 1: Masukkan foto ke Photoshop (Ctrl + O)


STEP 2 : Pada Tool Box di sebelah kiri area kerja, pilih Clone Stamp Tool (S) kemudian set Besar Clone Stamp Tool seperti gambar dibawah. Kecilkan besar Hardness. Langkah selanjutnya, arahkan kuas dari Clone Stamp Tool pada area dinding di pinggiran kepala Alyssa, kemudian sambil menekan tombol Alt pada klik pada area dinding di bagian pinggiran kepala Alyssa. Lepas tombol Alt, lalu sapukan kuas ke bagian kepala Alyssa. langkah ini digunakan untuk mengganti bagian kepala Alyssa dengan bagian dinding yang diambil sampelnya.

untuk bagian pinggir, kecilkan besar kuas dan besarkan nilai Hardnessnya, sapukan dengan hati-hati untuk menghindari kesalahan dalam step ini.



STEP 3 : Pilih Pen Tool, kemudian seleksi bagian leher seperti gambar dibawah. Jika sudah, klik kanan kemudian pilih Make Selection untuk membuat seleksi pada bidang tersebut. setelah terseleksi, ambil sampel bagian kerah dan sapukan kedalam bagian yang terseleksi dengan menggunakan Clone Stamp Tool.


STEP 4 : Pada Menu Bar, pilih Image>Hue/Saturation. Turunkan besar saturation seperti gambar dibawah ini.


STEP 5 : Pilih Image>Level (Ctrl + L), geser titik hitam di bagian kiri ke arah kanan untuk mempergelap bagian yang terseleksi.


STEP 6 : Jika masih kurang gelap, pilih Image>Brightness and Contrass, turunkan nilai Brightness seperti gambar di bawah.


STEP 7: Pada bagian kerah, masih terdapat noda hitam dari bayangan kepala yang menyebabkan kondisi tidak realistis pada gambar. Seleksi bagian tersebut menggunakan Pen Tool, kemudian ambil sampel bagian kerah yang paling dekat dan sapukan pada bagian terseleksi dengan menggunakanClone Stamp Tool. Lakukan hal yang sama pada sisi kerah yang lainnya. Tekan Ctrl + D untuk Menghapus seleksi.



STEP 8 : Pilih Burn Tool pada Tool Box untuk memberikan kesan bayangan pada bagian dalam kerah (hasil buatan), Kecilkan nilai Hardness untuk memberi kesan gradasi pada bayangan.


Manipulasi Foto dengan Photoshop : Efek Asap


Trend manipulasi foto memang tidak ada matinya. Menciptakan fantasi-fantasi menggunakan manipulasi dari foto merupakan kepuasan tersendiri bagi desainer. Selain itu, manipulasi foto membuat desainer berpikir bebas diluar kebiasaan dan standar-standar grafis yang membelenggu ruang imajinasi kreatif para desainer.





Pada tutorial kali ini, saya mencoba untuk mengadaptasikan efek asap (smoke) terhadap sebuah potongan gambar wajah dengan menggunakanAdobe Photoshop. Yup, langsung saja kita masuk ke langkah-langkah pembuatannya.


Perlengkapan Tutorial:
Foto dengan Face keliatan jelas
Smoke Brushes

STEP SATU :
Berikan warna gradasi radial pada background dari warna biru tua ke warna hitam.



STEP DUA:
Masukkan gambar, sebagai contoh saya menggunakan gambar Bunga Citra Lestari. Gambar dapat ditemukan dilink diatas. Atau bagus juga bila menggunakan gambar sendiri.



STEP TIGA:
Dengan menggunakan pen tool (P) buat bentuk seperti gambar dibawah ini.



STEP EMPAT:
Buat seleksi berdasarkan bentuk objek yang dibuat dengan pen tool tadi. Caranya, klik kanan (dalam keadaan pen tool aktif) lalu pilih Make Selection. Setelah itu, pada menu bar, pilih select > inverse (Ctrl + Alt + I) untuk menyeleksi kebalikan dari seleksi yang aktif. Kemudian klik layer Bunga Citra Lestari (BCL) lalu tekan tombol Delete di keyboard.



STEP LIMA:
Buat layer baru kemudian pilih brushes tool (B). Lihat gambar dibawah untuk mengambil smoke brush yang bisa didownload pada link diatas.



STEP ENAM:
Pastikan warna foreground photoshop adalah putih, lalu pilih brushes smoke yang sesuai kemudian letakkan seperti yang terlihat pada gambar dibawah.



STEP TUJUH:
Kita ingin meload seleksi dari brush ini untuk melakukan cutting pada gambar BCL. Oleh karena itu, ganti brushes ke basic brush kemudian sapukan pada bagian kosong di tengah brushes smoke tadi (masih di layer yang sama).



STEP DELAPAN:
Load seleksi dari brushes yang telah dibuat. Caranya, sambil tahan tombol Ctrl di keyboard, klik pada thumbnail layer brushes di bagian palette layer. Setelah seleksi terbentuk, layer brushes bisa dihapus atau di hide (sembunyikan) karena sudah tidak diperlukan lagi.



STEP SEMBILAN:
Pada menu bar, pilih select > Inverse (Ctrl + Alt + I) kemudian tekan tombol delete pada keyboard. Hasilnya akan seperti gambar dibawah ini.



STEP SEPULUH:
Buat layer baru, pilih Brushes Tool (B), kemudian letakkan beberapa buah brushes smoke seperti pada gambar dibawah.



STEP SEBELAS:
Hapus sebagian brushes dari wajah dengan menggunakan Erase tool (E).



STEP DUABELAS :
Klik layer paling atas, kemudian klik ikon Create new fill or adjustment layer dibagian bawah layer palette lalu pilih Level. Atur nilai pada level seperti yang terlihat pada gambar dibawah.



STEP TIGABELAS:
Buat sebuah layer baru, atur blend mode-nya menjadi color kemudian pilih brush tool (B) dan sapukan warna biru pada bagian gambar(lihat bagian yang tersapu dengan warna biru di bagian Palette layer)



STEP EMPATBELAS:
Klik pada layer BCL lalu klik pada ikon Add vector mask dibagian bawah layer palette. Pastikan warna forground adalah hitam. Setelah itu, gunakan Brushes tool untuk merapikan bagian wajah yang terhubung pada asap (Brushes smoke). Hal ini dilakukan untuk membuat wajah menyatu dengan asap.



STEP LIMABELAS:
Lakukan hal yang sama seperti pada step empat belas terhadap layer smoke brushes untuk menghapus/merapikan bagian ujung dari asap.



Kita telah selesai sampai pada step ini, tinggal menerapkan beberapa teks untuk finishing akhir.



HASIL AKHIR..
selamat mencoba.. :D

3 Tips Agar Efisien dalam Mendesain

Efisiensi adalah hal yang sangat penting dalam setiap hal. Sebagai insan kreatif, produktifitas dan kualitas pasti menjadi suatu tuntutan yang wajib dipenuhi. Salah satu faktor penunjangnya adalah efisiensi dalam bekerja. Efisiensi dalam hal ini berarti tepat dan sesuai menghasilkan sebuah karya dengan tidak membuang-buang waktu dan tenaga. Nah, berikut adalah 3 tips sederhana yang mungkin dapat membantu kamu agar lebih efisien dalam mendesain.Check it out!




1. Mengenal Proses

Setiap bidang dalam desain grafis adalah unik. Layout, illustrasi, desain logo, advertising, web design, maupun print design memiliki proses yang berbeda satu sama lain. Alangkah pentingnya untuk mengenal masing-masing proses tersebut agar efisiensi kerja bisa tercapai.



Sebagai contoh misalnya, ketika kita ingin mendesain cover majalah bergaya kartun yang ilustratif, maka terlebih dahulu kita harus membuat ilustrasi. Dalam kasus ini kita bisa memulai dengan menggambar sketsa kasar untuk mendapatkan bentuk, kemudian lanjut kepada sketsa bentuk, pewarnaan, shadowing dan highlighting, sampai dengan finishing akhir. Proses-proses seperti ini selain menghemat banyak waktu dan tenaga, juga biasanya akan menghasilkan output yang berkualitas.

2. Kesesuaian Tool

Saat ini, kita mengenal banyak sekali aplikasi grafis yang memungkinkan kita untuk menciptakan beragam bentuk grafis. Mulai dari yang standar sampai dengan professional dan ditujukan untuk keperluan komersil. Kita pun dituntut untuk mampu menyesuaikan pekerjaan dengan aplikasi yang akan dipakai.



Misalnya kita ingin mendesain halaman web. Adobe Illustrator punya fitur-fitur yang memungkinkan kita menghasilkan web page yang menarik. Akan tetapi, karena AI memang tidak dirancang untuk itu, maka proses tersebut akan sangat rumit dan memakan waktu yang cukup lama. Pilihan yang tepat tetap jatuh kepada Photoshop. Kesesuaian dalam memilah tool akan membantu meningkatkan efisiensi kerja.

3. Mengorganisir File



Ini mungkin hal yang sederhana, tapi penting. Sebagai desainer, kita biasa bekerja dalam beberapa tahap, mulai dari deal, revisi, finishing, sampai dengan penyerahan file akhir. Tanpa manajemen file dan folder yang baik, kita akan disulitkan oleh ketidak-teraturan file. Hal ini akan sangat menganggu efisiensi kerja. Pengalaman pribadi, saya pernah menghabiskan waktu cukup lama mencari file klien di komputer. Penyebabnya itu tadi, tidak memanage dan menamai file dengan teratur dan terlalu mengandalkan ingatan. :D

5 Tips Meningkatkan Skill Desain

Desain grafis merupakan sebuah profesi yang sangat menantang, dinamis, dan (yang paling penting) menyenangkan untuk dilakukan. Menjadi desainer grafis tidak semudah yang dibayangkan. Project-nya variatif, butuh mental, ketekunan, fokus, wawasan, bahkan kesabaran yang ekstra tinggi. Bagi kamu yang ingin meningkatkan skill/kemampuan desain kamu di bidang ini, ada beberapa tips yang diharapkan bermanfaat. Tips-tips ini merupakan esensi lahirnya sebuah rancangan grafis yang fungsional dan memiliki kedalaman.


1) Learn the Basic!


Salah satu cara terbaik untuk meningkatkan kualitas desain kamu adalah belajar prinsip-prinsip dasardalam desain grafis. prinsip-prinsip tersebut adalah fondasi dasar. Jika fondasinya sudah benar, selebihnya akan mengalir dengan sendirinya. Diantara hal-hal dasar yang harus dipelajari adalah mengenal bentuk, tata letak, proporsi, keseimbangan (balance), kesatuan (unity), pengulangan (repetation), maupun teori-teori persepsi seperti gestalt, dll.

Prinsip-prinsip dasar tersebut merupakan hal ilmiah yang ditemukan melalui eksperimen orang-orang terdahulu. Pada desain grafis, prinsip dan pengetahuan dasar menyentuh aspek-aspek vital seperti fungsi dan estetika.

2) Berfokus kepada Tujuan


Karya grafis adalah rancangan yang mengedapankan fungsi/tujuan. Maka penting bagi desainer grafis untuk selalu mengedepankan tercapainya fungsi. Seringkali kebanyakan dari kita terlalu terfokus kepada nilai estetis atau keindahan sehingga lupa kepada fungsi. Sehingga tidak jarang sebuah output karya grafis penuh sesak oleh elemen-elemen yang dianggap bakal membuat karya menjadi lebih estetis/indah, pada saat yang sama elemen-elemen itu malah merusak fungsi utama karya grafis yaitu menyampaikan pesan dan informasi.


3) Manajemen Waktu



Sebuah rancangan yang baik tentu saja butuh waktu untuk diwujudkan. Project desain yang terburu-buru membuat kita melupakan detail-detail kecil yang sangat berpengaruh. Solusi terbaik adalah memberikandeadline yang realistis, kemudian mengedukasi klien melalui proses yang harus dilalui untuk mewujudkan hasil kerja yang maksimal. .

4) Keep It Simple, Stupid! (KISS)


"Keep It Simple, Stupid!" adalah kalimat yang populer dikalangan creative professional. Intinya adalah menekankan pentingnya kesederhanaan dalam sebuah karya, apapun itu. Output yang sederhana akan lebih mudah dimengerti. Ini juga terkait dengan bagaimana membuat karya grafis menjadi fungsional.

5) Mendalami Proses


Setiap bidang desain grafis seperti layout, ilustrasi, dan digital imaging masing-masing membutuhkan proses yang berbeda dalam pengerjaannya. Belajarlah untuk menemukan tehnik dan proses kerja yang baik, baik itu dari desainer senior, di komunitas, buku, internet, dll. Proses yang tepat tidak hanya menjadikan pekerjaan menjadi lebih efisien, tapi juga memberi ruang bagi desainer untuk fokus menjaga kualitas sebuah karya.

Jumat, 13 April 2012

Cara Mematikan Komputer Secara Otomatis

Sedikit Wars akan Bahas jauh mengenai Bagaimana Cara Mematikan Komputer Secara Otomatis tanpa menggunakan Software pendukung melainkan memanfaatkan Command Promp dan Waktu pada Komputer. Kita tidak perlu mahir dalam operasi Command Promp, tapi jika kamu ingin Belajar lebih jauh tentang Command Promp lihat artikelnya di sini "Windows XP Command List".


Baik, langsung aja ke topik kita mengenai Cara Mematikan Komputer Secara Otomatis dan mungkin sudah banyak para Blogger yang lebih Hebat untuk membagikan artikel ini ada yang menggunakan Software maupun tidak menggunakan Softwere. Sedikit Wars bagikan kepada Sobat-sobat yang belum mengetahui nya.

Tapi, apakah ini Bermanfaat dan Tidak Merusak Komputer?. Itu adalah pertanyaan dalam diri Saya ketika saya mengetahui ternyata ada cara yang mudah untuk mematikan (Shutdown) Komputer. Menurut analisis Saya tentang hal ini, Bahwa Cara Mematikan Komputer Secara Otomatis itu sebenarnya Bermanfaat. Pernahkah Sobat mengirim File atau membackup File yang Banyak dan tak ada Waktu untuk menunggunya karena Banyak Pekerjaan?. Disinilah letak Manfaatnya, dan Masih banyak lagi. Bagaimana dengan Komputer kita, apakah aman dan tidak rusak?. Sebenarnya ini tidaklah merusak Komputer melainkan kita hanya memanfaatkan Cmd paa Windows.

Dari Ilustrasi diatas, mungkin Sobat tidak sabar lagi menanti Bagaimana Cara Mematikan Komputer Secara Otomatis tanpa menggunakan Software, Oke sobat langsung aja Ikuti langkah-langkah Mudah di bawah ini.



  • Pada Komputer Sobat, Klik Start.
  • Lalu Pilih Run.
  • Pada kotak Run, Ketikkan "at 20:30 shutdown -s" (Tanpa tanda Kutip). 20:30 adalah Waktu yang kita atur sesuai keinginan kita.
  • Lebih detailnya Lihat Gambar di atas.
  • Setelah itu Klik Ok.
  • Selesai sudah, Kita tinggal menunggu Menunggu matinya Komputer dengan waktu yang kita setting.
Bagaimana, Mudah bukan Cara Mematikan Komputer Secara Otomatis dan tanpa menggunakan Software ini! Dan ingat jangan sempat di salah gunakan untuk hal yang tidak-tidak, jangan digunakan untuk mengerjai teman. Heeheee :D


Good Luck

Tips Cara Mempercepat Kinerja Windows 7

Informasi Tips Komputer yang Saya bahas kali ini adalah yang menyangkut tentang bagaimana Cara yang kita lakukan untuk mengatasi Kelemotan pada Sistem Operasi Windows 7. Banyak Komputer atau perangkat Keras lainnya yang mungkin tidak sesuai dengan Sistem Operasi ini. Contohnya ketika kita mempunyai Sebuah komputer Dual Core yang memiliki Hardisk 250 GB dan Ram Berkisar 800 MB, Maka secara secara Garis Besarnya Sistem Operasi dan Perangkat Lunak lainnya yang kita Install tidak akan mendukung Hal ini sehingga membuat Komputer yang kita gunakan menjadi Lemot.

Maka dari situ Sedikit Waras menarik sebuah Kesimpulan dari Hasil Guugling di Google untuk lebih menyempurnakan Bagaimana Tips Cara Mempercepat Kinerja Windows 7 sehingga kita tidak Kesal Sewaktu kita Memakainya. Berikut adalah Tips Nya.


  • Nonaktifkan Index Search pada Windows 7, Klik start, ketik pada Start Search kata berikut services.msc setelah selesai tekan Enter pada Keyboard. Cari Windows Search, lalu Klik kanan setelah itu Pilih Nonaktifkan Service.
  • Nonaktifkan System Sound, Jika kamu tidak ingin menggunakan Sound, kamu dapat menonaktifkannya . Hal ini juga berfungsi untuk mempercepat Loading Sistem Operasi. Caranya, Klik Start, pada Start Search ketik mmsys.cpl lalu tekan Enter. Buka tab Sound lalu Pilih No Sound, setelah itu Klik Apply lalu Restart Komputer Sobat.
  • Nonaktifkan Service yang Tidak digunakan, Banyak Service yang ada Pada Windows namun apakah Semua itu meski Kita gunakan, hal ini juga dapat menghabiskan Memory sobat. Oleh karena itu matikan Service yang tidak digunakan untuk mempercepat Kinerja Windows 7 sobat. Caranya, Klik Start, All Programs/Programs Pilih Administrative Tools Options (Ini akan muncul ketika kita Login sebagai Admin pada Komputer sobat). Setelah itu Klik tab Advenced lalu lihat Service pada bagian Bawah. Hilangkan tanda Cek pada Service yang tidak perlu atau tidak digunakan, Setelah selesai Restart Komputer Sobat.
  • Mempercepat Waktu Booting, Lakukan Tips Berikut untuk mempercepat Booting pada Komputer sobat. Caranya, Klik start, pada Start Search ketik msconfig lalu tekan Enter. Klik tab Boot setelah itu pergi ke bagian Advenced Options, lalu ketikkan Jumlah Nomor Processor yang digunakan pada Number Of Prdocessors, setelah selesai Klik Apply lalu Restart Komputer Sobat.
  • Mengurangi Start Up pada Windows, Untuk menonaktifkan Start Up Program , caranya adalah sebagai berikut, Klik start, pada Start Search ketik msconfig kemudian tekan Enter. Buka tab Startup setelah itu Nonaktifkan Start Up yang tidak digunakan, Setelah selesai Restart Komputer Sobat.
  • Membuang Font yang tidak digunakan, tetapi hal ini jangan di lakukan ketika kamu bekerja pada sebuah Rental karena Font-font pilihan yang kamu suka tidak akan ada lagi. Maka untuk membuang Font-font yang tidak digunakan ikuti cara berikut, Buat Folder untuk Backup Font. Buka Control Panel lalu Pilih Folder Fonts. Pilih Font yang tidak digunakan lalu Pindahkan ke Folder yang dibuat tadi.
  • Menghapus Sampah pada Recycle Bin, Ketika kamu menghapus File atau Folder dari Partisi secara otomatis tidak akan terbuang begitu saja melainkan akan di Tampung oleh Tong Sampah yaitu Recycle Bin. Hal ini akan membuat Komputer semakin Lemot ketika Isi Tong Sampah tersebut Penuh dengan Sampah-sampah. Maka dari Situ untuk menghapusnya, Begini caranya, Klik start, masuk ke My Computer lalu Pilih Folder Recycle Bin, Klik Empty Recycle Bin.
Tips diatas adalah tips yang sudah Sedikit Waras praktekkan langsung pada Komputer Saya dan sangat berjalan dengan Sempurna.

Perbandingan Starter, Home Basic, Premium, Professional, Enterprise dan Ultimate

Kedatangan Windows 7 saat ini berbuahkan hasil yang baik setelah menggantikan Windows Vista yang sebelumnya memiliki beberapa kekurangan. Penambahan vitur-vitur yang lengkap pada Windows 7 ini membuat kita semakin antusias ingin menggunakannya.

Ada beberapa Edisi yang dikeluarkan oleh Microsoft untuk Windows 7 yang perkembangannya sangat pesat kali ini, yaitu Starter, Home Basic, Premium, Professional, Enterprise dan Ultimate. Edisi ini hanya sebagian perbedaannya terletak pada vitur-vitur bawaannya. Tapi jika kamu ingin Upgrade ke vitur yang lebih tinggi lagi kamu tidak prlu menggunakan DVD Aslinya melainkan menggunakan Windows Anytime Upgrade. Untuk lebih jelasnya lagi pada setiap Edisi Windows 7 kamu simak satu-persatu Edisi-edisi Windows 7 berikut ini.

Windows 7 Starter.                                                                                                     

Dengan windows 7 starter pengguna tidak bisa mengubah wallpaper atau theme windows. Pada awalnya Windows 7 Starter dibatasi hanya bisa menjalankan 3 program satu waktu, tetapi akhirnya keterbatasan ini dihilangkan, sehingga pengguna tetap bisa menjalankan banyak program dalam satu waktu, dibatasi jumlah memory saja.
Fitur Utama : Taskbar, Jump list, Windows Media Player, Backup & Restore, Action Center, Device Stage, Play to, Fax anda Scan dan Game sederhana.
Kelemahan : Tidak ada Aero glass, berbagai fitur modifikasi desktop, windows touch, media center, live thumbnail preview, home group creation, tidak ada Multi bahasa, maksimal RAM 2 GB, tidak terseda versi 64bit.

Windows 7 Home Basic.                                                                                             

Dengan Windows 7 Home Basic Banyak para User yang semula mengunakan ini, namun setelah mahir akan berpindah ke Edisi yang lebih tinggi lagi.
Fitur Utama : Multiple monitor, fast user switching (berganti user), desktop wallpaper, desktop windows manager, network printing, internet connection sharing, sebagian windows aero.
Kelemahan : Tidak bisa membuat Homegroup baru, tidak disertakan DVD decoder ( MPEG-2 dan Dolby Digital), tanpa multi touch, premium games, Windows Media center, tidak ada Multi bahasa, dukungan Windows Aero tidak penuh.

Windows 7 Home Premium.                                                                                        

Dengan Windows 7 Home Premium tidak jauh beda dengan Home Basic hanya sedikit penambahan yang lebih lengkap lagi untuk Windows yang satu ini.
Fitur Utama : Aero Glass, Aero Background, Windows Touch, Membuat Home group baru, Media Center, DVD Playback dan pembuatan, premium games dan Mobility Center.
Kelemahan : Domain join, Remote desktop host, backup dari jaringan, Encryption File System, Offline Folder.

Windows 7 Professional.                                                                                              

Dengan Windows 7 Professional dapat menawarkan semua fitur edisi dibawahnya. Juga mulai ada fitur Windows XP Mode yang tidak disediakan di edisi dibawahnya.
Fitur Utama : Windows XP Mode, Domain Join, Remote desktop host, location aware printing, mobility center, presentation mode, offline folder.
Kelemahan : BitLocker, BitLocker toGo, AppLocker, Direct Access, Branche Cache, MUI Language Pack, booting dari VHD.

Windows 7 Enterprise.                                                                                                  

Dengan Windows 7 Enterprise yang Selain perbedaan mengenai lisensi, Windows 7 Enterprise mempunyai fitur yang sama dengan Windows 7 Ultimate.
Fitur Utama : BitLocker, BitLocker To Go, AppLocker, Direct Access, Branche Cache, MUI language packs, boot from VHD.
Kelemahan : Lisensi Retail.

Windows 7 Ultimate.                                                                                                     

Dengan Windows 7 Ultimate adalah beberapa fitur utama atau penting yang bisa dijadikan gambaran. Tiap edisi windows diatasnya menyertakan semua fitur edisi windows dibawahnya, dan keterbatasan tiap edisi yang dijelaskan diatas, biasanya ada di edisi windows atasnya.
Fitur Utama : semua fitur windows 7 edisi sebelumnya ditambah dengan BitLocker, BitLocker To Go, AppLocker, Direct Access, Branche Cache, MUI language packs, boot from VHD.
Kelemahan : Volume Licensing.